Proyek Penanggulangan Banjir, Wali Kota Resmikan Saluran Terowongan Bawah Jalan Tol

administrator 09 Februari 2018 daerah
imgdetail2018020905390001.jpg

Walikota Bekasi Resmikan Proyek Penanggulangan Banjir 

Bekasi Timur - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meresmikan saluran air di bawah Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Kalimalang di sekitar Grand Dhika City, Bekasi Timur, Kamis (8/2). Saluran besar yang menyerupai terowongan ini sengaja dibangun Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk pengendalian masalah banjir.

Peoyek pengendali banjir sepanjang 59 meter di bawah tol dan 48 meter di bawah Kalimalang ini dibangun dengan memyerap dana APBD Kota Bekasi sebesar Rp 20 miliar, dan didukung bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat senilai Rp 10 miliar. Saluran air dengan sistem crossing ini merupakan proyek yang kedua di bawah tol dan Kalimalang. Adapun yang sudah eksisting kapasitasnya 1,3 meter kubik per detik, sedangkan yang baru 3,1 meter kubik per detik.

Wali Kota Bekasi menyatakan pembangunan saluran crossing tol dan crossing Kalimalang DAS Sasak Jarang Kota Bekasi ini untuk mengatasi masalah banjir, khususnya di kawasan Perumahan Pondok Hijau Permai, permikiman warga di Pengasinan, termasuk Perumahan Jatimulya, Kabupaten Bekasi.

“Jika dulu Perumahan Pondok Hijau Permai kalau hujan deras, maka banjirnya setinggi satu meter lebih. Diharapkan adanya saluran crossing ini, banjir dapat menjadi semata kaki," ulas Wali Kota.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas PUPR Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan sistem kerja terowongan itu menggunakan cara manual berdasarkan tekanan air yang masuk. "Air dari daerah aliran sungai Sasak Jarang akan mengalir sampai ke hilir di Kali CBL, Kabupaten Bekasi," imbuhnya.

Tri optimistis dengan adanya terowongan saluran air ini, aliran air dari hulu akan semakin lancar, sehingga tak sampai terjadi genangan di wilayah hulu. "Apalagi di Pengasinan sudah ada folder air,” katanya. (Mulyono)

Berita pilihan

iklan12018090420_IMG-20180904-WA0015.jpg