Salam Perpisahan, Pepen dan Syaikhu Saling Berpesan

administrator 09 Februari 2018 politik
imgdetail2018020920000029.jpg

Walikota Bersama Wakil Berfoto Bersama 

 

Bekasi Timur - Jelang dimulainya masa cuti sebagai pimpinan daerah pada 15 Februari mendatang, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi dan Ahmad Syaikhu, mengadakan salam perpisahan dengan segenap tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pengurus organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang ada di Kota Bekasi. Kegiatan ini digelar Jumat (9/2) siang di Gedung Pertemuan Al Muhajirin, Bekasi Timur.

Sekedar diketahui, pada Pilkada serempak 27 Juni mendatang, Rahmat Effendi yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Bekasi akan maju sebagai Calon Wali Kota Bekasi periode 2018-2023. Lelaki yang akrab disapa Pepen ini akan berpasangan dengan Tri Adhianto yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Kota Bekasi. 

Sedangkan Ahmad Syaikhu yang saat ini menjabat Wakil Wali Kota Bekasi akan maju sebagai Calon Wakil Gubernur Jawa Barat. Lelaki yang juga menjabat Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jabar ini akan maju mendampingi Sudrajat yang diusung Partai Gerindra.

Ajang perpisahan ini rupanya dimanfaatkan Rahmat Effendi dan Ahmad Syaikhu untuk saling menyampaikan pesan. Keharuan pun menyelimuti suasana saat keduanya saling Curhat tentang nostalgia mereka ketika bersama memimpin Kota Bekasi.

Diawali oleh Ahmad Syaikhu yang lebih banyak memuji keberhasilan Rahmat Effendi sebagai Wali Kota Bekasi, sehingga mampu mendulang beragam prestasi. "Apalagi Beliau begitu perhatian terhadap para guru, bahkan kesejahteraan para ketua RT, RW dan kader Posyandu juga menjadi perhatian Beliau, dan ini hanya terjadi di Kota Bekasi," paparnya.

Ajang perpisahan ini, menurut Syaikhu, bukan berarti memutus silaturahmi dan sinergitas yang sudah terjalin harmonis selama ini, antara dirinya dengan seluruh stakeholder yang ada di Kota Bekasi. Bahkan ia sempat berseloroh bakal berpasangan lagi dengan Rahmat Effendi sebagai pemimpin bangsa ini. "Bosa saja di masa mendatang, Beliau jadi presiden dan saya jadi wakil presidennya," ujar Syaikhu.

Sementara itu, Rahmat Effendi menyampaikan kenangannya bersama Ahmad Syaikhu yang menururnya serasi dan akur. "Pak Ustadz Syaikhu gak pernah ngegendol atau membebani tugas saya, bahkan ketika Beliau memiliki gagasan dan ide, saya persilahkan untuk diselesaikan gagasannya itu, dan bisa dibuktikan bahwa pasangan kepala daerah yang paling harmonis dan akur se-Jawa Barat adalah pasangan kepala daerah di Kota Bekasi," ungkapnya.

Lebih lanjut, Rahmat Effendi berpesan kepada Ahmad Syaikhu jika kelak menjadi Wakil Gubernur Jabar, agar kewenangan pengelolaan SMA dan SMK dikembalikan ke Pemerintah Kota Bekasi. "Silahkan terkait pergantian kepala sekolah dipegang Pemprov Jabar. Tapi tanggungjawab terhadap pembiayaan, insya Allah masyarakat dan pemerintahan Kota Bekasi masih mampu membiayai SMA atau SMK," tegasnya.

Dia lalu optimistis dengan dukungan dan doa seluruh masyarakat Kota Bekasi, kepemimpinan di Kota Bekasi dapat dilanjutkan lebih baik lagi di periode mendatang. "Apalagi jika Pak Syaikhu menjadi Wakil Gubernur Jabar, maka sinergitas akan semakin terjalin dalam rangka penongkatan kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi," pungkasnya. (Mulyono)

Berita pilihan

iklan12018090420_IMG-20180904-WA0015.jpg