Sabyan Gambus Bikin Semarak Pondok Pesantren Annur Bershalawat

administrator 06 Juni 2018 pendidikan
imgdetail2018060608350001.jpg

 

Bekasi Utara - Penampilan grup musik Sabyan Gambus seakan hadir memenuhi kerinduan masyarakat Kota Bekasi. Bila biasanya masyarakat hanya bisa melihat penampilan Sabyan Gambus melalui aplikasi media internet Youtube, maka kali ini masyarakat bisa menyaksikan langsung grup musik ini saat mengisi kegiatan di Pondok Pesantren (Ponpes) Annur, Kecamatan Bekasi Utara, Selasa (5/6) malam.

Sabyan Gambus ikut tampil menyemarakkan even Ponpes Annur Bershalawat. Grup ini tampil memukau, dengan membawakan bebeapa lagu bernuansa Islami yang menyejukkan hati siapa saja yang mendengarkannya.

Pimpinan Ponpes Annur, Ahmad Ustuchri, mengatakan, pihaknya sengaja mengundang grup Sabyan Gambus bukan semata-mata grup musik tersebut sedang menjadi buah bibir atau viral. Lebih dari itu, ia ingin mengabarkan kepada masyarakat luas bahwa Islam itu fleksibel dan bisa diterima semua kalangan.

“Islam itu tidak kaku, Islam itu modern dan yang terpenting Islam itu tidak anti terhadap seni. Buktinya Sabyan Gambus bisa diterima masyarakat moderen hari ini,” kata Ustuchri.

Menariknya, menurut Ustuchri, Sabyan tidak hanya diterima oleh umat Islam saja meski lagu-lagu mereka bernuansa Islam. "Namun, kalangan non muslim juga suka dengan musik yang Sabyan bawakan," imbuh dia.

“Musik Sabyan diterima masyarakat luas bahkan dari kalangan di luar Islam juga suka musik mereka. Sabyan Gambus merupakan angin segar di tengah pandangan negatif tentang Islam akibat ulah segelintir kelompok yang mengatasnamakan Islam," tegas Ustuchri.

“Ini yang kita sebut sebagai soft dakwah. Seperti yang dilakukan oleh Wali Songo saat menyebarkan Islam di nusantara,” pungkasnya.

Sabyan Gambus merupakan grup musik dengan personel lima anak muda. Khoirunnisa sebagai vokalis, Ayus sebagai pemain keyboard, Wawan sebagai pemain gendang, Tebe sebagai pemain biola, dan Anisa Rahman sebagai vokalis dua.

Mereka kompak mengaransemen lagu-lagu bernuansa Timur Tengah dan salawat dengan musik kekinian. Sabyan Gambus menjadi perhatian karena tak banyak anak muda yang tertarik menyanyi lagu gambus. (Mulyono)

Berita pilihan

iklan12018090420_IMG-20180904-WA0015.jpg