Deklarasi Islamic Center, Wujud Komitmen Ulama Kota Bekasi Dukung Pepen-Tri

administrator 09 Juni 2018 politik
imgdetail2018060907340011.jpg

Ulama Se Kota Bekasi Dukung Rahmat Effendi- Tri

Bekasi Selatan - Sebagai salah satu upaya menangkis isu yang masih simpang siur terkait dukungan ulama dalam Pilkada serempak 27 Juni mendatang, ratusan ulama berkumpul bersama di Islamic Center KH Noer Ali, Bekasi Selatan, Jumat (8/6). Kehadiran para pemuka agama Islam ini untuk menyatukan sikap mendukung pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor urut 1, Rahmat Effendi dan Tri Adhianto.

Nampak hadir dalam Deklarasi Islamic Center KH Noer Alie ini, diantaranya KH Abu Bakar Azis selaku Pimpinan Pondok Pesantren Mahasina, Ustadz Sirojuddin Arryzy, KH Mir’an Syamsuri selaku Rois Am PCNU Kota Bekasi, KH Sukandar Gozali selaku Ketua Muhamadiyah Kota Bekasi, KH Fuadz Tahir selaku Ketua Dewan Syura PKB dan Pimpinan Ponpes At-Thahirriya,  KH Ais Muhajirin selaku Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren/Pimpinan Ponpes Al-Muhajirin. Selain itu juga Ustadz Ayi Nurdin, selaku Sekretaris PCNU Kota Bekasi, KH Abu Bakar Ali, dan KH Saifudin Siroj selaku Pimpinan Pondok Pesantren Sirojul Munir.

Penandatanganan deklarasi ini disaksikan langsung oleh pasangan Rahmat Effendi dan Tri Adhianto, serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi H Abdul Manan. Dalam deklarasi ini, seluruh ulama yang hadir sepakat untuk mendukung kepemimpinan Rahmat Effendi dan Tri Adhianto untuk periode 2018-2023.

Menanggapi dukungan ini, Rahmat Effendi menyampaikan tekadnya untuk mengimplementasikan harapan seluruh masyarakat dalam mewujudkan Kota Bekasi yang cerdas, kreatif, maju, sejahtera dan ihsan. "Mudah-mudahan dengan doa dan dukungan dari seluruh ulama, Kota Bekasi yang heterogen dan multi etnik ini dapat kita bangun dengan kebersamaan," ungkap Rahmat Effendi yang akrab disapa Pepen ini.

Menurut Pepen, dalam rangka membangun proses peradaban itu dipengaruhi oleh faktor bidang pendidikan dan kesehatan.  "Tidak mungkin orang sehat itu tidak cerdas, tidak mungkin orang cerdas tanpa kesehatan, dua bidang inilah yang menjadi landasan dasar untuk membangun kota ini," ujarnya.

"Biarkan masyarakat yang menilai, apa yang sudah kami lakukan semata-mata untuk kepentingan masyarakat, bukan sebatas melakukan opini, bukan sekedar politisasi. Tapi kami menyajikan program dan harapan yang konkrit untuk seluruh masyarakat Kota Bekasi," pungkasnya. (Mulyono)

Berita pilihan

iklan12018090420_IMG-20180904-WA0015.jpg