Machrul Nilai Widodo Pantas Jabat Pj Sekda Kota Bekasi

administrator 13 September 2018 politik
imgdetail2018091314080021.jpg

Machrul Anggota DPRD Kota Bekasi 

Bekasi Timur - Pengangkatan Widodo Indrijantoro sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi mendapat sambutan positif dari anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Golkar, Machrul Falak. Sosok Widodo Indrijanto dinilai memiliki kepantasan dan kelayakan untuk memotivasi kalangan internal Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pj Wali Kota Bekasi Toto Mohammad Toha melantik Widodo Indrijantoro sebagai Pj Sekda Kota Bekasi. Widodo Indrijantoro merupakan Kepala Inspektorat Kota Bekasi. Pelantikannya debagai Pj Sekda Kota Bekasi dilaksanakan di Aula Nonon Sonthanie, Gedung Pemerintahan Kota Bekasi, Kamis (13/9).

"Kami mengucapkan selamat kepada Pak Widodo agar dapat menjalankan amanat sebagai Pj Sekda, yang memang kosong selama ini. Kami berharap Beliau mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan bertanggungjawab," ujar Machrul Falak yang bertugas di Komisi I DPRD Kota Bekasi, Kamis (13/9) siang.

Machrul menilai penunjukan Widodo sebagai Pj Sekda Kota Bekasi sudah sesuai dengan prestasi kerja yang dibuktikan selama bertugas di lingkungan Pemkot Bekasi. "Sudah sesuai berdasarkan prestasi kerja, pengalaman Beliau, dan mampu menjalin hubgungan yang harmonis dengan kalangan legislatif di DPRD Kota Bekasi," ulas dia.

Machrul lalu mengingatkan tentang tugas strategis yang harus segera dilakukan Pj Sekda Kota Bekasi terkait pencapaian hasil pendapatan daerah. "Tapi saya yakin Pak Widodo mampu menjalankan tugasnya, diantaranya meningkatkan hasil Pendapatan Asli Daerah, memberikan evaluasi secara detail terkait dengan tahapan realisasi hasil pendapatan daerah yang sudah memasuki bulan September," tegasnya.

Machrul juga optimistis Widodo mampu memberikan pemahaman dan ketauladanan dalam rangka menjalin sinergi yang harmonis di kalangan ASN. "Karena bagaimana pun, Beliau memiliki latar belakang seorang birokrat yang harus menjalankan sumpah jabatan sebagai seorang ASN yang loyal kepada pimpinan," ulasnya.

Terkait komunikasi dengan kalangan legislatif, Machrul menganggap tidak ada sulitnya bagi Widodo karena sudah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri). "Itu sudah diatur Permendagri, Beliau tinggal menjalankan saja kok, jadi tidak ada yang sulit menurut saya," katanya menutup perbincangan. (Mulyono)

Berita pilihan

iklan12018090420_IMG-20180904-WA0015.jpg