Dampak Perubahan Sistem Pemanfaatan Kartu Sehat, Puskesmas Cimuning Alami Peningkatan Jumlah Pengunjung

administrator 06 November 2018 daerah
imgdetail2018110616290016.jpg

 

Mustikajaya - Sosialosasi perubahan sistem terkait pemanfaatan Kartu Sehat Berbasis NIK (Nomor Induk Kependudukan) nampaknya mulai diterima masyarakat Kota Bekasi. Setidaknya, ada beberapa Puskesmas yang mengalami peningkatan jumlah pengunjung yang datang untuk berobat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melakukan perubahan sistem pemanfaatan Kartu Sehat Berbasis NIK agar lebih efektif dan efisien. Salah satu poin perubahan sistem ini adalah dengan meningkatkan fungsi Puskesmas sebagai sasaran awal bagi pasien yang hendak berobat.

Artinya, masyarakat yang mendrrita penyakit ringan cukup datang berobat ke Puskesmas terdekat. Jika masyarakat membutuhkan pelayanan dokter poli atau dkter spesialis, maka surat rujukan akan diberikan oleh Puskesmas tersebut. Namun, bagi masyarakat yang menderita penyakit berat dan dianggap gawat darurat, maka Kartu Sehat ini tetap bisa dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat untuk berobat di rumah sakit swasta.

Dampak dari perubahan sistem pemanfaatan Kartu Sehat ini dirasakan oleh pihak Puskesmas Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, yang mengalami peningkatan jumlah pengunjung setiap hari sekitar 20 persen. Meski dengan kondisi fisik bangunan dan fasilitas yang belum memadai, petugas Puskesmas Cimuning tetap memberikan pelayanan secara maksimal untuk masyarakat yang datang berobat.

Seperti diakui Kepala Puskesmas Cimuning, Nina Febriany, masyarakat Cimuning secara perlahan mulai memahami dan dapat menerima lerubahan sistem pemanfaatan Kartu Sehat. "Makanya kami bersama pihak kelurahan dan pengurus RT  RW terus melakukan sosialisaai kepada kalangan masyarakat," ujarnya.

Dampak yang dirasakan, pihaknya hampir setiap hari mengeluarkan surat rujukan hingga sebanyak 20 rujukan untuk masyarakat yang datang. "Masyarakat yang kami periksa juga bertambah, rata-rata mencapai 70 orang pasien jika sedang ramai, ini meningkat sekitar 20 persen," ulasnya.

Nina lalu memahami tentang kurangnya fasilitas pelayanan yang ada di Puskesmas Cimuning. "Kami memang belum melayani proses persalinan secara normal. Untuk masyarakat Cimuning yang hendak melahirkan, kami sarankan dan kami rujuk ke Puskesmas Mustikajaya yang jaraknya tidak terlalu jauh dari Puskesmas Cimuning ini," paparnya.

Selaras dengan peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Niba berharap Pemkot Bekasi merealisasikan program pembangunan untuk gedung baru Puskesmas Cimuning. "Alhamdulillah saat roadshow 100 hari kerja, Pak Wali Kota sudah melihat langsung kondisi bangunan Puskesmas Cimuning ini, dan Beliau merespon usulan kami," pungkasnya. (Mulyono)

Berita pilihan

iklan12018090420_IMG-20180904-WA0015.jpg