Warga Heran, Rumah Dinas Pegawai Puskesmas Rawa Tembaga Jadi Tempat Jual Mie Ayam

administrator 07 November 2018 daerah
imgdetail2018110715280028.jpg

 

Bekasi Barat - Kalangan masyarakat Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, mempertanyakan keberadaan penjual mie ayam yang berdagang di rumah dinas (Rumdin) Pegawai Puskesmas Rawa Tembaga yang terletak di Jalan Komodo Raya, Perumnas I, tepatnya di seberang gedung SMPN 4 Kota Bekasi. Padahal sebelumnya, Rumdin ini ditempati beberapa pegawai Puskesmas yang bertugas sebagai perawat dan tenaga bidan.

Saat dilakukan penelusuran diketahui bahwa Rumdin tersebut memiliki dua unit bangunan. Bangunan pertama terlihat kosong dan terkesan lapuk karena kurangnya perawatan. Sedangkan bangunan kedua dimanfaatkan untuk tempat pembeli menikmati hidangan mie ayam.

Dsri perbincangan singkat dengan seorang perempuan yang bertugas mengantarkan hidangkan pesanan pembeli, ternyata status mereka mengontrak tempat ini untuk berjualan mie ayam dengan hitungan selama setahun. "Kami belum lama, baru sekitar dua minggu kalau tidak salah," ujarnya.

Namun dia terkesan enggan menyebutkan tarif sewa tempat yang dipakainya tersebut. Dia juga tidak menyebutkan oknum yang menerima uang sewa yang dia bayarkan.

Rasa heran diungkapkan salah seorang warga yang mengaku tinggal tidak jauh dengan lokasi Rumdin tersebut. "Sebelumnya rumah dinas itu ditempati dua orang pegawai Puskesmas. Satu orang sudah pensiun dan tinggal satu orang," kata warga yang meinta identitasnya dirahasiakan.

"Namun ternyata orang yang tinggal disana akhirnya diauruh mengosongkan rumah dnas dengan alasan rumah dinas itu akan dijadikan gudang untuk menyimpan makanan kesehatan dari Kementerian Kesehatan. Tapi setelah orang itu pindah, kok malah jadi tempat jualan mie ayam," ujarnya dengan nada penuh keheranan.

Saat dikonfirmasi seusai mengikuti rapat koordinasi di Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Rabu (7/11), Kepala Puskesmas Rawa Tembaga Oom Karomah mengaku tidak mengetahui kondisi Rumdin tersebut saat ini. Padahal dia mengakui fungsi pengawasan terhadap Rumdin tersebut merupakan kewenangannya selaku Kepa Puskesmas.

Selanjutnya, Oom menyatakan bakal mempertanyakan permasalahan ini ke Bagian Tata Usaha di Puskesmas yang dipimpinnya itu. "Saat ini kami masih fokus melakukan penataan internal lingkungan Puskesmas, terutama saat menghadapi akreditasi beberapa waktu lalu, jadi saya belum mengecek kondisi Rumdin tersebut saat ini," pungkasnya. (Mulyono)

Berita pilihan

iklan12018090420_IMG-20180904-WA0015.jpg