Lahan Pengganti PKL di GOR Sudah Siap Untuk Berdagang

administrator 10 Januari 2019 daerah
imgdetail2019011007210010.jpg

 


Kota Bekasi - Pemerintah Kota Bekasi merelokasi para pedagang kaki lima yang berada di kawasan GOR dan Hutan Kota Bekasi ke tempat yang sudah disediakan 09/01.


Lokasinya masih tetap berada di kawasan GOR Kota Bekasi tidak jauh dari tempat semula para pedagang tersebut berjualan. Ujar Kepala Unit Pengelola Teknis Daerah (UPTD) GOR Kota Bekasi, Endang Tohari ditemui di lokasi relokasi pedagang, Rabu ( 09/01/2019). 


Dikatakan Endang, selama ini memang berjejer pedagang yang berjualan dengan menggunakan gerobak maupun stand seperti pedagang bakso, sate, ketoprak, dan lainnya. 

keberadaan para pedagang tersebut yang berada di pinggir jalan kurang layak, menggangu pengendara. Untuk itu pemerintah kota bekasi mencoba 
melakukan penataan dengan merelokasi ke tempat yang disediakan dan sudah diberi nama Wisata Kuliner dan Hutan Kota Patriot Candrabhaga. 

Hal ini dimaksudkan agar kawasan GOR dapat terlihat rapih. Katanya. 

Wisata Kuliner dan Hutan Kota Patriot Candrabhaga ini sudah diisi pedagang yang sudah berjualan sebelumnya. 


Dalam membangun Kawasan Kuliner ini, Pemerintah Kota Bekasi bekerjasama dengan pihak ketiga untuk mengelola kawasan kuliner tersebut. 

Yang dituangkan dalam MoU antara pemerintah Kota Bekasi dengan pengelola pada 22 november 2018 lalu.

 

Sementara itu, Budy Aryanto, Pengelola Kawasan Kuliner ini mengatakan pihaknya diamanahkan untuk dapat mengelola kawasan kuliner ini agar
dapat terjaga dan tertata dengan baik. Para pegadagang dapat berjualan pada tempat yang sudah disediakan sehingga tidak menggangu jalan dan juga estetika
kawasan GOR dan Hutan Kota Bekasi dapat tertata dengan rapih. Tutur Budi. 

 

Dijelaskan Budi, bahwa para pedagang tersebut tidak ada yang menolak
dipindahkan kekawasan kuliner ini. Mereka semua merasa senang karena 
tempat semakin luas dan juga bersih. Untuk harga sewa kiosnyapun para
kami melakukan musyawarah dengan pedagang dan juga dari pemerintah 
Kota Bekasi untuk menentukan besaran biaya sewa. “ memang tidak semua sama 
harga sewanya, kita melihat dari tingkat pendapatan sipedagang dan juga pemakaian listrik dari kios tersebut” kata Budi. 

 

Selain kawasan kuliner juga, dibangun Taman Ramah Anak dan juga Gerbang Ondel-ondel. Yang diperuntukan bagi warga masyarakat yang membawa anak-anak dapat bermain disitu serta dapat berfoto-foto. ujarnya.

 

Pemerintah Kota Bekasi sangat mendukung keberadaan kawasan kuliner ini.

Rencananya kawasan ini akan diresmikan oleh Walikota Bekasi pada hari minggu 20 januari 2019 mendatang pada saat CFD berlangsung. 


Dengan diresmikannya kawasan kuliner ini nanti, diharapkan dapat menarik 
minat warga kota bekasi untuk datang menikmati Hutan Kota Bekasi dan memanfaatkan GOR kota Bekasi serta selain itu dapat menambah PAD bagi pemerintah Kota Bekasi. Pungkasnya.(red)

Berita pilihan

iklan12018090420_IMG-20180904-WA0015.jpg