17 Pengurus Organda Gugat Ketua Organda Ke PTUN

administrator 20 Desember 2016 daerah
imgdetail201612200650med2.jpg

Bekasicenter.Com -Gugatan 17 pengurus Organda Kota Bekasi di PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara) Bandung, sudah memasuki sidang ke lima setelah sebelumnya dilakukan mediasi antara para pihak.

Pihak penggugat adala 14 pengurus yang resmi Organda Kota Bekasi, dan pihak tergugat adalah Ketua DPC Organda Kota Bekasi, Hotman Pane, dan Ketua DPD Organda Jawa Barat Hj Dede Widarsih, dan sekretaris DPD Organda jawa Barat, Hardiman.

Ketua Organda Hotman Pane, walikota Bekasi Rahmat Effendi, dan Istri Ketua Organda yang seorang Jaksa di Kajari Bekasi.(foto;BS)

Ketua Organda Hotman Pane, walikota Bekasi Rahmat Effendi, dan Istri Ketua Organda yang seorang Jaksa di Kajari Bekasi.(foto;BS)

“Kami pernah mengirim surat mosi tidak percaya kepada Hotman Pane (ketua Organda) yang telah memecat 17 pengurus tanpa alasan yang jelas, namun tidak ditanggapi oleh pengurus DPD Organda Jawa Barat.”ujar Kuasa Hukum Penggugat, Henry Badiri Siahaan.

Perwakilan pengurus Organda Kota Bekasi yang menguggat diantaranya, BN.Silaban, Abdul Rahman Nawawi, Subowo, Sony Muradhi, Agus Tony, Sergio Elman Tarigan, Hambali, M.O Silalahi, Ahmad Sumantri, Erdius.
Henry yang juga tercatat sebagai wakil Ketua bidang Hukum dan Organisasi DPC Organda Kota Bekasi, menceritakan, selama Organda dipimpin Hotman Pane, tidak pernah ada rapat yang seperti diatur dalam AD/ART Organda. Bukan hanya itu, Hotman Pane tidak pernah secara gambling membuka hasil pendapatan Organda seperti dari kutipan KIR, iuran wajib anggota Koasi, dan lain-lain.

“Jadi tidak ada transparansi dan akuntabilitas dalam memimpin Organda Kota Bekasi, apalagi kami dipecat karena alasan tidak aktif. Lah..wong bikin rapatnya saja belum pernah semenjak dia (Hotman) jadi ketua Organda,”ungkap Ahmad Sumantri, salah satu penggugat, saat dikonfirmasi, Jumat (16/12/2016).

Sumantri menambahkan, Hotman Pane mengelola Organda Kota Bekasi hanya berdua dengan sekretarisnya. Dia (Hotman Pane), kata Sumantri, merasa kuat dalam memimpin Organda Kota Bekasi, karena disinyalir dib eking oleh Walikota Bekasi, Rahmat Effendi.

“Kami juga tidak tahu kenapa walikota Bekasi, Rahmat Effendi, sangat percaya sama si Hotman itu. Mungkin karena istrinya Hotma itu staf Jaksa, kali ya..?”ucap Sumantri dengan nada bertanya.

Perlu diketahui, kedekatan Ketua Organda Hotman Pane, dan Walikota Bekasi Rahmat Effendi, sudah diketahui publik, ini ditandai dengan program-program Hotman Pane, seperti dioperasionalkannya bajaj sebagai moda transportasi di Kota Bekasi yang menuai protes berbagai kalangan masyarakat, namun bajaj tetap melanglang buana sesuka hati pengemudinya. Dan terlihat walikota Bekasi Rahmat Effendi pasang badan, dengan segala cara merasionalisasi bahwa bajaj “is the best”.

Red

Berita pilihan

iklan12018090420_IMG-20180904-WA0015.jpg